Thursday, March 7, 2013

Dua Komet Sedang Dekati Bumi


Komet (ilustrasi)
Komet (ilustrasi)(gizmodo.com.au)
VIVAnews - Setelah penduduk di Bumi dihebohkan denganhujan meteor di Rusia dan asteroid di bulan Februari silam, benda angkasa lain juga akan muncul di langit Bumi sekitar bulan ini. "Tamu" angkasa itu adalah komet.

Komet 2011 L4 Panstarrs akan menyambangi langit Bumi antara tanggal 12 dan 13 Maret nanti. Menurut para peneliti, benda bercahaya ini telah melakukan perjalanan selama jutaan tahun dari awan Oort, koloni benda-benda es raksasa yang berada di tepi Tata Surya.

Sepanjang bulan Maret, Panstarrs akan menampakkan diri di langit Barat. Kemungkinan akan terlihat paling jelas pada tanggal 12-13 Maret, setelah melewati masa bulan sabit.

"Dia akan muncul kala langit senja, tidak cerah seperti yang diharapkan sebelumnya. Tapi, komet adalah benda tak terduga, bisa muncul kapan saja," kata Robin Scagell, wakil presiden Society for Popular Astronomy, yang dikutip Telegraph, 3 Maret 2013.

Menjelang akhir bulan, pemandangan komet akan memudar, tetapi letaknya akan lebih tinggi di langit, relatif lebih mudah untuk disaksikan.

Sekitar 30 Maret, bagian utara komet akan lebih dekat dengan galaksi Andromeda. "Itu bisa tampak lebih jelas bagi para pengamat langit," kata Scagell.

Jika Anda tidak punya teropong, kami sarankan untuk membelinya. Karena objek ini akan sulit dilihat tanpa alat bantu, seperti teropong atau teleskop.
Bukan apa-apa, jika berhasil menyaksikannya, Anda akan menjadi saksi sejarah. Karena Panstarrs diperkirakan baru akan kembali ke Bumi sekitar 110.000 tahun lagi.

Menghampiri langit Bumi, Panstarrs tidak sendirian. Ada satu "teman" komet lain, yaitu Ison. Komet Ison akan terbang lebih dekat ke Matahari, membuatnya lebih menyala.

Bahkan, para ahli memprediksi, komet satu ini cukup terang jika ingin dilihat di siang hari. "Mungkin akan terlihat fantastis untuk beberapa hari, tapi sulit memprediksi kemunculannya," kata Scagell.

"Kita harus lebih awas. Ekor komet itu bisa tiba-tiba saja muncul, mencuat di atas cakrawala,"kata dia. (sumber.vivanews)

MNLF Filipina: Bila Sultan Sulu Ditangkap Malaysia, Perang!


MNLF Filipina: Bila Sultan Sulu Ditangkap Malaysia, Perang!
Liputan6.com, Manila : Sikap Presiden Filipina Benigno Aquino III yang membiarkan penyerangan militer Malaysia terhadap pasukan Kesultanan Sulu di Desa Tanduo, Lahad Datu, Sabah, tidak bisa diampuni oleh kelompok separatis Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF).

Pemimpin MNLF Nur Misuari menegaskan, apabila ada pasukan Sulu, bahkan Sultan Sulu Jamalul Kiram III ditangkap, maka MNLF akan bertindak keras. Kekacauan dan peperangan tak akan terelakan. Namun, ia tidak menjelaskan detail serangan apakah ke pemerintah Filipina atau Malaysia.

"Apabila ada upaya (Malaysia) bahkan sampai menangkap Sultan (Sulu). Lihat saja. Biarkan mereka melakukannya. Kekacauan akan terjadi," tegas Misuari dalam jumpa pers di kediaman Sultan Kiram III di Taguig City, Filipina, seperti dilansir Malaysian Insider, Rabu (6/3/2013).

Dijelaskan dia, Presiden Aquino III harus tegas dan menghentikan serangan Malaysia terhadap pasukan Sulu di Sabah.

"Tindakannya saat ini sangat tidak benar. Ini tak pantas dilakukan seorang pemimpin negara," kata Misuari.

Untuk diketahui, Menteri Luar Negeri Filipina Albert F del Rosario telah menemui Menteri Pertahanan Malaysia Dato' Seri Dr Ahmad Zamid Hamidi dan Menteri Luar Negeri Malaysia Dato Sri' Anifah Aman, pada Selasa 5 Maret, untuk membahas penyelesaian kebuntuan di Sabah. Namun pertemuan tidak membuahkan hasil.

Misuari berkoar, mencaci Presiden Aquino karena malah 'lembek' dengan pemerintah Malaysia. Hal ini, sangat bertentangan dengan prinsipnya.

"Dan untuk alasan apa dia (Aquino) memilih menjalin hubungan baik dengan Malaysia. Karena kekuatan kolonial menduduki tanah rakyat kita? Saya menentang itu, benar-benar melawan itu dengan segenap jiwa saya," cetus dia.

Selain berceloteh ke Pemerintah Filipina, Misuari juga telah memperingatkan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak -- yang memerangi pasukan bersenjata Sulu di Sabah. "Hal tersebut sama saja dengan perang," ujarnya seraya menyatakan bersedia untuk mengirim cucu lelakinya yang tinggal di Malaysia untuk berdialog dengan pihak Malaysia. (Riz) (sumber.liputan6)

Saturday, March 2, 2013

cara uninstal aplikasi yang tidak bisa dihapus dari control panel


Cara Uninstal Aplikasi Yang Tidak Bisa DiHapus di Control Panel atau Cara Menghapus Aplikasi Yang Tidak Bisa DiHapus di Control Panel disebabkan kegagalan windows dalam menyelesaikan proses uninstall secara penuh atau juga bisa disebabkan oleh uninstall dari program tersebut kurang beres dalam melakukan proses uninstall. Biasanya anda masuk di Start - Control Panel - Add or Remove Program tetatpi tidak berhasil.

Untuk mengatasi hal tersebut kita harus meng-uninstall secara manual, Berikut Cara Menghapus Program/File Yang Tidak Bisa Dihapus:
  1. Start pada windows anda.
  2. Masuk ke Run ketik regedit lalu Ok 
  3. Masuk ke menu HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/currentVersion/Uninstall. Lalu cari nama program yang akan anda uninstall, jika sudah klik nama program tersebut lalu tekan  tombol delete.     
  4. Setelah itu akan muncul jendela confirm key delete lalu klik Yes.
  5. Restart komputer anda dan coba cek apakah Program yang anda uninstall Sudah Terhapus ???

Dana BLU tak Cukup Biayai Operasional RSUZA

BANDA ACEH - Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, dr Syahrul mengatakan, meski status RSUZA sudah menjadi Badan Layanan Umum (BLU), namun dana yang diperoleh dari BLU tak cukup untuk membiayai seluruh operasional rumah sakit tersebut dalam satu tahun.

Hal ini, antara lain disebabkan penerimaan tidak sebanding dengan pengeluaran. RSUZA melayani pasien yang hampir semuanya pasien Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Melayani pasien JKA, pengobatan dilakukan lebih dulu, sementara pembayarannya tiga bulan kemudian, setelah verifikasi oleh PT Askes selaku operatornya program JKA.

Sementara program Jamkesmas, kata dr Syahrul, pihak Depkes selaku pengelolanya memberikan uang lebih dulu sebesar 20-30 persen dari pagu 1 tahun. Uang muka yang diberikan pada awal tahun anggaran itu langsung digunakan  untuk pembelian obat-obatan dan barang habis pakai medis yang diperlukan.

Karena itu, kata dr Syahrul, pihaknya meminta APBA 2013 segera dicairkan agar tidak menghambat pelayanan medis di rumah sakit itu. Jumlah pasien JKA yang mau dioperasi, rawat inap dan rawat jalan terus meningkat, sementara pembayarannya dilakukan tiga bulan sekali. Hal yang sama juga disampaikan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Banda Aceh, dr Rusdi Andip.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRA, Drs H Sulaiman Abda yang mengatakan untuk mengatasi pembelian bahan habis pakai (BHP), pihak rumah sakit yang berstatus BLU bisa menggunakan dana BLU. “Dana BLU yang diterima dari Depkes dan PT Askes tidak dikembalikan ke kas daerah dan bisa digunakan langsung untuk keperluhan belanja rutin,” kata Sulaiman Abda kepada Serambi, Kamis (28/2) menanggapi kesulitan pihak rumah sakit dalam pembelian BHP medis akibat belum bisa dicairkannya APBA 2013 sampai akhir bulan ini.

Menurut Sulaiman Abda, RSUZA, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA), dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh, kini berstatus BLU. Artinya, diberikan otoritas penuh untuk mengelola keuangan dan perencanaan pengembangan rumah sakit secara mandiri.  Hal ini dimaksudkan agar RS tidak terus menggantungkan pembiayaan belanja rutin pegawai dan operasi rumah sakit dari anggaran pemerintah.(her)
(sumber.serambi)